Pelatihan Perancangan Kontrak | Pentingnya Judul Kontrak

Kontrak adalah perjanjian yang dibuat secara tertulis dan sengaja digunakan sebagai alat pembuktian di pengadilan apabila terjadi sengketa. Selain itu juga sebagai fungsi saling mengontrol hak dan kewajiban para pihak yang mengadakan perjanjian. Dalam merancanng sebuah kontrak dibutuhkan pemahaman anatomi kontrak, yang merupakan bagian bagian dari kontrak yang memiliki konstruksi, interpretasi dan keterkaitan dengan bagian bagian dalam kontrak.



Satu hal yang perlu kita pahami adalah tentang Judul Kontrak, judul kontrak akan merupakan cermin dari isi sebuah kontrak, judul kontrak tidak boleh bertentangan dengan isi kontrak sehingga tidak terjadi ambigiu atau salah arti yang mengkibatkan kontrak dapat dibatalkan atau dinyatakan batal demi hukum.

Judul kontrak sangat penting untuk dipahami, mengingat bahwa hukum perjanjian bersifat openbaar atau terbuka. Kita bebas membuat perjanjian dengan siapa saja dan dengan isi apa saja asal tidak bertentang dengan syarat sahnya kontrak ( 1320 KUHPerdata ). Oleh karena adanya kebebasa berkontrak tersebut maka jenis kontrak dan jenis transaksi berkembang pesat, apalagi di dukung dengan perkembangan teknologi informasi. Di era keuangan banyak jenis transaksi yang hampir menyerupai, seperti antara sewa beli ( leasing ) dengan factoring ( anjak piutang ), perjanjian kredit dan lain lain. Jenis jenis perjanjian di atas sangatlah mirip, apabila para pihak tidak memahami maka bisa terjadi salah arti dan bisa mengakibatkan adanya kesalahpahaman atau kekeliruan yang mengakibatkan suatu perjanjian dibatalkan. Oleh sebab itu maka judul perjanjian sangat berperan untuk mempertegas perjanjian tersebut perjanjian apa.

Dari hal tersebut di atas dapat kita sadari bahwa dalam merancang sebuah kontrak dan menentukan judul dibutuhkan pengetahuan yang lebih luas sebagai pertimbangan dalam membuat perjanjian. Judul perlu dibuat tegas dan lugas, tidak terlalu panjang, malainkan memperjelas dari isi dan substansi dari suatu perjanjian. Kadang dalam membuat perjanjian pun perlu dipasang nomor, apabila perjanjian dibuat dengan standart baku dalam perusahaan, sehingga bisa membedakan antara pihak satu dan pihak lain yang memiliki idenditas yang hampir sama.





Judul sebaiknya dibuat dalam huruf besar ( balok ) sehingga bisa membedakan dengan dengan isi atau kalimat kalimat di bawahnya.

Bagikan agar lebih bermanfaat untuk Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *