Resiko Hukum Dalam Tahap Persiapan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah.

Salah satu hal yang perlu diperhatikan dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah adalah memahami resiko hukumnya. Baik dalam perencanaan, persiapan, pelaksanaan maupun pada tahap serah terima. pada tulisan sebelumnya telah kita sampaikan tentang resiko hukum dalam tahap perencanaan. Sekarang akan kita sampaikan dalam tahap persiapan.

Adapun dalam tahap persiapan resiko resiko atau perbuatan yang kadang bermasalah dalam hukum adalah sebagai berikut:



Yang pertama adalah Rencana Umum Pengadaaan pada saat perencanaan tidak dikaji ulang di tingkat persiapan, karena kesesuaian dalam perencanaan dan persiapan itu penting dalam pengadaan barang dan jasa.

Yang kedua adalah tentang penyujusanan spesifikasi teknis yang tidak sesuai dengan ketentuan, sebagai contoh hanya copy paste dari proyek lain atau dari brosur produk. Dan apalagi jika disusun oleh vendor atau penyedia, ini rawan akan masalah hukum.

Yang ketiga adalah tentang HPS ( Harga Perkiraan Sendiri ) yang tidak sesuai dengan standart atau ketentuan. Sebagai contoh tidak berdasarkan harga pasar. Tidak di dukung dengan dokumentasi seperti riwayat HPS ( Harga Perkiraan Sendiri ). Dan terjadinya indikasi markup harga.

Yang keempat adalah tidak menyusun kontrak dengan benar, kontrak tidak diuji dengan syarat sahnya kontrak dan lain lain. Dan tidak di dukung dengan dokumen dokumen perencanaan pelaksanaan pengadaan.



Yang kelima adalah dalam penyusunan pengadaan tidak sesuai dengan ketentuan, sebagai contoh hanya melakukan copy paste dari proyek atau pengadaan barang dan jasa lainnya. Persyaratan kualifikasi tidak berdasar, persyaratan teknis tidak sesuai, kriteria evaluasi tidak rinci dan isian seperti LDP/LDK/SSK/Contoh Dokumen tidak lengkap atau tidak ada.

Perbuatan perbuatan tersebut di atas bisa digunakan acuan dalam melakukan pengelolaan resiko hukum, sehingga tidak terjadi masalah hukum di kemudian hari. @biizaalegal.

Bagikan agar lebih bermanfaat untuk Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *